Hufff…. luar biasa deh panasnya. Buyar sebagian besar rencana jalan2ku dalam kunjungan mampirku pada sahabatku -si kontributor di blog ini. Aku ikutan dia ngetem di kamarnya, dg AC on 24 jam sehari. Dia bilang dg kalemnya: “datang ke Tokyo kok Agustus, orang Tokyo aja pada keluar Jepang”
Lanjutnya: “temenku yg orang ostrali aja bilang: di sana kami biasa dapet summer sampe 42C, tapi itu tetap tidak bisa mengalahkan panas tokyo 32C”.
Kenapa panasnya Tokyo lebih panas dibanding Jakarta atau daerah2 lain di Indonesia? (We’ve been in some hot places such as Lombok, Batam, Balikpapan, Surabaya, Riau, but they are nothing compare with Tokyo in summer).
Karena humidity-nya yang tinggi! Kalau di daerah lain, kita tinggal nongkrong di tempat teduh beres dah, kena angin, adem. Di Tokyo no place to hide but in the closed-airconditioned room. Analoginya kota ini bagaikan sebuah open air sauna. Uap airnya panas, sinar mataharinya terik. Kombinasi yang cakep. Begitu buka pintu kayak diserbu angin yang ditiupkan dari kompor
Kalo sudah masuk keretanya yang adem, malas rasanya turun di stasiun. Kata sahabatku ini: “minggu lalu di beberapa daerah sekitar Tokyo temperatur mencapai 40C, beberapa orang meninggal karena heat stroke”.
Summer tahun ini, katanya, termasuk summer terpanas dalam sejarah Tokyo. Tahun lalu tidak separah ini. “Makanya, katanya lagi,” jangan salahkan aku malas menemanimu jalan… you come in the wrong time, dan jangan nagih2 tulisan dulu, pekerjaanku saja ngga selesai2.. bahkan blogku sendiri sudah lama ngga di-apdet”
Jadilah, aku terkurung di kamar ini: minum, makan buah/coklat/kue2, dengar musik, browsing berita, nonton Youtube, memandang dg bosan abis rumus2 yang diopreknya (ngga ngerti menarik: game theory, revolusi, demokrasi, desentralisasi.. tau ah
), nonton pertandingan baseball atau football di lapangan sebrang sana (gila, tahan bener itu anak2 mahasiswa maen panas2), ngoprek lensa2nya (sambil dipelototin diterangkan hehehe..), chatting, dan menunggu malam tiba untuk menyeret paksa sobatku ini makan malam di luar…
Untunglah benwit di kamarnya memberiku kebebasan buat nonton di Youtube dan dg akunnya aku bisa ikutan donlot dan baca semua jurnal di sciencedirect, nber, jstor, lexis, dan econlit dengan semena2.. (kayak yang rajin aja maklum, haus ilmu pengetahuan… *jaim* waaaa gak percaya banged)
But still, what a holiday

Wah senengnya punya koneksi internet yang ngebut macam shinkansen
Seneng udh bisa mampir kesini, salam hangat dari Afrika Barat
————–
PS: Ohya, Warung yang lama ini akhirnya kembali di buka, setelah lama di tinggal mudik.
Comment oleh Domba Garut! — Agustus 27, 2007 @ 11:01 pm
kok masuk akismet ya.. mungkin krn ada link?
terima kasih atas kunjungannya.. senang berkenalan dg mas luigi
Comment oleh konsultan — Agustus 30, 2007 @ 3:52 pm
Mau donk tau akunnya di sciencedirect, jstor, dll……….
Comment oleh neen — September 26, 2007 @ 3:07 pm